Dewan Daru Gunung Kawi
Diposting oleh
Arifin_Wida
on Kamis, 14 Juni 2012
Label:
CampusCeria
Gunung kawi merupakan salah satu gunung yang terletak di kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur Timur. Berbeda dengan gunung pada umumnya, gunung kawi memiliki harapan tersendiri. Gunung ini selalu dipadati oleh pengunjung baik dari penduduk tionghoa maupun penduduk pribumi. Para pengunjung yang datang tidak hanya berasal dari kota Malang saja namun juga dari berbagai penjuru seperti pulau Jawa, Sumatera, Sulawesi NTT, NTB dan Kalimantan. Selain dari berbagai daerah pengunjung gunung kawi juga berasal dari latar belakang agama yang berbeda-beda seperti islam, kristen, dan tionghoa.
Ada saat-saat tertentu dimana pengunjung gunung kawi benar-benar berjubel yaitu ketika Kamis kliwon malam Jumat legi hitungan kalender Jawa, pada tanggal 12 suro untuk memperingati hari kematian Mbah Raden Mas Imam Soedjono serta pada hari-hari besar keagamaan seperti hari raya Idul Fitri dan natal.
Hal yang membuat wisata gunung kawi ini berbeda dengan gunung pada umumnya adalah wisata religi yang memiliki berbagai ritual seperti ciamsi (ramalan nasib), nyekar, berkeliling makam saat tengah malam, meminum air dari guci yang disakralkan, hingga ritual menunggu jatuhnya buah dari pohon dewan daru. Masing-masing dari ritual tersebut memiliki harapan dan keunikan yang berbeda. Akar dari sekian banyak ritual yang adalah dua tokoh yang sangat dihormati yaitu Mbah Djoego dan Mbah Raden Mas Iman Soedjono.
Terlihat tidak biasa memang ketika melihat berbagai aktivitas religi unik yang dilakukan oleh pengunjung gunung kawi. Semua ritual tersebut membutuhkan pengorbanan yang tidak sedikit seperti mengantri untuk mengambil air dari guci yang dipercaya dapat membuat tubuh kita sehat, mengantri untuk melakukan ritual nyekar di makam Mbah Djoego dan Mbah Raden Mas Iman Soedjono, hingga berlama-lama menunggu jatuhnya buah dari pohon dewan daru.
Berdasarkan hasil wawancara pada salah satu pengunjung, subjek dengan senang hati melakukan ritual tersebut karena adanya motivasi tertentu. Dan baginya, manusia perlu berkorban demi sebuah pencapaian yang diharapkan salah satunya adalah dengan melakukan berbagai ritual yang ada.

0 komentar:
Posting Komentar