CITIZEN DUANE DALAM KACAMATA
PSIKOLOGI REMAJA
Citizen Duane merupakan film yang
menceritakan tetang seorang remaja dengan berbagai cerita uniknya. Duane,
seorang remaja yang berbeda dengan remaja pada umumnya. Berani melawana arus
dan mencoba berbagai tantangan. Demikian pandangan paikologi remaja terhadap
film Citizen Duane
keluarga dalam pembentukan identitas Duane
menurut Erik Erikson’s Duane berada
pada tahap identity vs identity confusion. Tahap ini Terjadi pada masa
remaja, yakni usia 10 s/d 20 tahun. Pada masa ini, remaja mulai
mengeksplorasi kemandirian dan membangun kepekaan diriya. Remaja dihadapkan menemukan siapa mereka,
bagaimana mereka nantinya, dan kemana mereka menuju dalam kehidupannya (menuju tahap
kedewasaan). Remaja
dihadapkan dengan banyak peran baru dan status sebagai orang dewasa seperti pekerjaan,
politik, organisasi dan romantisme, seperti halnya Duane yang
mencalonkan diri sebagai ketua tingkat, menjadi kandidat pemilihan walikota,
dan menjalani hubungan spesial dengan seorang teman wanitanya. Dia mulai
mencoba berbagai peran. Dalam hal ini, James Marcia menyebutnya sebagai masa
krisis yaitu suatu periode
perkembangan identitas selama remaja memilih diantara pilihan-pilihan yang
bermakna. Setelah melalui masa ini, akhirnya dia mulai berkomitmen untuk
menjalani hidupnya dengan bahagia meskipun dia telah dihadapkan dengan banyak
cobaan (komitmen). Karena Duane telah mengalami masa krisis dan telah
berkomitmen, maka berdasarkan empat status identitas yang dikemukakan oleh
James Marcia, dia termasuk anak yang memiliki status Identity achievement.
Perbandingan konsep diri Duane dan Chad Miltod
Konsep diri
adalah semua ide, pikiran, kepercayaan dan
pendirian yang diketahui individu tentang dirinya dan mempengaruhi individu
dalam berhubungan dengan orang lain (Stuart dan Sudeen,
1998). Menurut Stuart dan Sudeen ada beberapa faktor-faktor yang mempengaruhi
perkembangan konsep diri. Salah satunya adalah significant other yaitu
orang yang terpenting atau yang terdekat dengan individu. Konsep diri
dipelajari melalui kontak dan pengalaman dengan orang lain. Serupa dengan pembentukan konsep diri Duane
dan Chad yang dipengaruhi oleh figur terdekatnya. Duane menganggap dirinya
sebagai orang yang harus mempertahankan kepercayaannya, pantang menyerah, dan
berani mengambil resiko. Konsep ini terbentuk karena Duane sangat mengagumi sosok
ayahnya yang mempunyai prinsip yang sama. Begitu juga dengan Chad, dia
menganggap dirinya sebagai seseorang yang bisa mendapatkan apapun dan tidak
akan tersaingi. Konsep dirinya terbentuk karena pengaruh keberadaan neneknya
yang merupakan walikota dan bebas melakukan apapun yang dia suka.
proses asimilasi dan akomodasi Duane Balfor sehingga dia dapat
mengakomodasi psoses kognitif dari gagal menjadi berhasil
Pada awalnya, Duane sangat berpegang teguh terhadap prinsip ayahnya untuk
selalu mempertahankan apa yang menjadi kepercayaannya hingga dia berani melawan
Chad yang merupakan cucu dari seorang wali kota. Karena sikapnya itu, banyak
yang menilai Duane gila seperti ayahnya. Namun, Miss Houston, salah seorang
gurunya sangat peduli peduli pada Duane dan mengatakan bahwa seharusnya Duane
menyalurkan energinya kepada hal yang lebih positif daripada sekedar melawan
Chad. Ketika itu, Chad mulai mempertimbangkan nasehat gurunya. Dia mulai
memasukkan informasi baru tersebut pada pemahaman lamanya (asimilasi). Dari
proses asimilasi tersebut, dia mulai menyesuaikan antara pemahaman lama untuk
terus mempertahankan kepercayaannya dengan menyalurkan energinya pada hal yang positif
(akomodasi). Dia memang harus tetap mempertahankan apa yang menjadi
kepercayaannya namun dengan cara yang lebih positif. Hingga pada akhirnya,
Duane memutuskan untuk menjadi kandidat dalam pemilihan wali kota dan menjadi
rival nyonya Kelly Milton, Nenek Chad. Meskipun kalah dalam pemilihan ini, Chad
dapat mengambil banyak pelajaran yang berharga bahwa kalah ataupun menang
tergantung dengan pemahaman masing-masing orang dan yang terpenting adalah
bahagia.
locus of control Duane Balfor
locus of control didefinisikan sebagai
keyakinan individu terhadap mampu tidaknya mengontrol nasib (destiny) sendiri (Kreitner dan Kinicki, 2005). Robbins
dan Judge (2007) membagi locus of control ini menjadi dua bagian yaitu
internal dan eksternal. Internal adalah individu yang yakin bahwa mereka
merupakan pemegang kendali atas apa-apa pun yang terjadi pada diri mereka.
Sedangkan eksternal adalah adalah individu yang yakin bahwa apapun yang terjadi
pada diri mereka dikendalikan oleh kekuatan luar seperti keberuntungan dan
kesempatan. Dalam film Citizen Duane, diceritakan bahwa Duane memliki locus
of control internal. Hal ini terlihat ketika dia tetap bertekad untuk tetap
maju sebagai salah satu kandidat pemilihan wali kota meskipun banyak orang yang
tidak mendukung termasuk ibunya. Mereka beranggapan bahwa hal tersebut adalah
keputusan yang konyol dan tidak logis. Keputusan yang diambil Duane ini
menandakan bahwa dia menganggap semua cercaan dari luar tidak akan berpengaruh
terhadap keberhasilannya dan dia harus tetap maju. (locus of control
eksternal)

1 komentar:
Wida, yang diminta untuk no 1 adalah PENGARUH KELUARGA terhadap identitas diri Duane.
Posting Komentar